Jurusan Budidaya Perikanan POLIPANGKEP Gelar Kuliah Umum “Shrimp Welfare: Principles & Benefits to the Industry” dan Penandatanganan MoU Kolaborasi Internasional
Jurusan Budidaya Perikanan Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan (POLIPANGKEP) menyelenggarakan Kuliah Umum bertema “Shrimp Welfare: Principles & Benefits to the Industry” yang dihadiri oleh pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta peserta yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan ini turut menghadirkan berbagai mitra strategis, di antaranya FAI Academy, Creative Labs Asia, dan Yayasan Sinergi Akuakultur Indonesia. Kehadiran para mitra tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta mendukung kemajuan industri akuakultur yang berkelanjutan.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari berbagai pihak. Ketua Jurusan Budidaya Perikanan dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan kuliah umum sebagai wadah peningkatan wawasan mahasiswa serta sarana memperkuat jejaring dan kerja sama dengan berbagai mitra nasional maupun internasional dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi perikanan.
Sementara itu, perwakilan FAI Academy menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan sektor industri. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri akuakultur global.
Direktur Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi menyampaikan dukungan terhadap berbagai bentuk kerja sama strategis yang dapat memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, serta pengembangan kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara pihak-pihak terkait sebagai langkah strategis memperkuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengembangan kapasitas, serta sinergi dengan dunia industri akuakultur. Diharapkan kerja sama tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi pengembangan institusi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor perikanan dan akuakultur.
Pada sesi inti, peserta mendapatkan pemaparan materi dari narasumber Dr. Napatsorn T. dengan moderator Nina Rachminiwati. Materi mengenai Shrimp Welfare memberikan wawasan terkait prinsip-prinsip kesejahteraan udang serta manfaat penerapannya bagi industri. Penerapan konsep tersebut dinilai memiliki peran penting dalam mendukung praktik budidaya yang bertanggung jawab, meningkatkan kualitas produksi, efisiensi usaha, dan keberlanjutan industri akuakultur.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Budidaya Perikanan POLIPANGKEP diharapkan dapat terus memperluas jejaring kerja sama dan menghadirkan program akademik yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan industri global. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diharapkan menjadi langkah awal bagi kolaborasi yang lebih luas dalam mendukung inovasi dan penguatan sektor perikanan Indonesia.